Tampilkan postingan dengan label Algoritma dan Struktur Data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Algoritma dan Struktur Data. Tampilkan semua postingan
MODUL PRAKTIKUM MANIPULATION FILE


Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


PENGANTAR FILE
File digunakan sebagai penyimpanan data eksternal selain memori komputer. Tempat penyimpanan eksternal ini bersifat permanen (non-volatile) dan biasanya berukuran besar dengan tujuan untuk dibaca kembali data-datanya.
Operasi-operasi terhadap file pasti berkaitan dengan Input (menulis) dan Output (menampilkan) serta berbagai hal lain seperti mengecek keberadaan file, ukuran file, dan lain-lain. Operasi untuk mengolah file membutuhkan buffer untuk menampung informasi yang berkenaan dengan file tersebut.


Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (373.0 Kb)

MODUL PRAKTIKUM HASHING TABLE




Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (275.8 Kb)

MODUL PRAKTIKUM TREE LANJUTAN


Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


PENGERTIAN TREE
Kumpulan node yang saling terhubung satu sama lain dalam suatu kesatuan yang membentuk layakya struktur sebuah pohon. Struktur pohon adalah suatu cara merepresentasikan suatu struktur hirarki (one-to-many) secara grafis yang mirip sebuah pohon, walaupun pohon tersebut hanya tampak sebagai kumpulan node-node dari atas ke bawah. Suatu struktur data yang tidak linier yang menggambarkan hubungan yang hirarkis (one-to-many) dan tidak linier antara elemen-elemennya.
Tree traversal adalah cara kunjungan node-node pada pohon biner. Ada tiga cara kunjungan dalam tree:
• Pre-order
• In-order
• Post-order
1. Pre-order
a. Cetak data pada root
b. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kiri
c. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kanan

2. In-order
a. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kiri
b. Cetak data pada root
c. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kanan

3. Post-order
a. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kiri
b. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kanan
c. Cetak data pada root


Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (146.4 Kb)

MODUL PRAKTIKUM TREE AWAL



Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


PENGERTIAN TREE
Kumpulan node yang saling terhubung satu sama lain dalam suatu kesatuan yang membentuk layakya struktur sebuah pohon. Struktur pohon adalah suatu cara merepresentasikan suatu struktur hirarki (one-to-many) secara grafis yang mirip sebuah pohon, walaupun pohon tersebut hanya tampak sebagai kumpulan node-node dari atas ke bawah. Suatu struktur data yang tidak linier yang menggambarkan hubungan yang hirarkis (one-to-many) dan tidak linier antara elemen-elemennya.
Tree traversal adalah cara kunjungan node-node pada pohon biner. Ada tiga cara kunjungan dalam tree:
• Pre-order
• In-order
• Post-order
1. Pre-order
a. Cetak data pada root
b. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kiri
c. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kanan

2. In-order
a. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kiri
b. Cetak data pada root
c. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kanan

3. Post-order
a. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kiri
b. Secara rekursif mencetak seluruh data pada subpohon kanan
c. Cetak data pada root


Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (380.5 Kb)

MODUL PRAKTIKUM REKURSIF


Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


Pengertian Algoritma Rekursif
Fungsi rekursif adalah fungsi yang memanggil dirinya sendiri. Fungsi ini akan terus berjalan sampai kondisi berhenti terpenuhi, oleh karena itu dalam sebuah fungsi rekursif perlu terdapat 2 blok penting, yaitu blok yang menjadi titik berhenti dari sebuah proses rekursi dan blok yang memanggil dirinya sendiri.
Contoh konsep penggunaan Rekursif
Masalah : Memotong Roti tawar tipis-tipis sampai habis
Algoritma :
1. Jika roti sudah habis atau potongannya sudah paling tipis maka pemotongan roti selesai.
2. Jika roti masih bisa dipotong, potong tipis dari tepi roti tersebut, lalu lakukan prosedur 1 dan 2 untuk sisa potongannya.
Contoh Fungsi Rekursif
a. Fungsi pangkat
b. Faktorial
c. Fibonancy
d. Menara Hanoi

Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (278.5 Kb)

MODUL PRAKTIKUM DOUBLE LINKED LIST


Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


Double Linked List Non Circular
Double  artinya  field  pointer-nya  dua  buah  dan  dua  arah,  ke  node  sebelum  dan  sesudahnya. Linked  List  artinya  node-node  tersebut  saling  terhubung  satu  sama  lain. Non  Circular  artinya  pointer  prev  dan  next-nya  akan  menunjuk  pada  NULL. Jadi,  Double Linked List Non Circular (DLLNC) adalah Double Linked List yang memiliki 2  buah pointer yaitu pointer next dan prev.  Pointer next menunjuk pada node setelahnya  dan pointer prev menunjuk pada node sebelumnya.


Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (305.6 Kb)

MODUL PRAKTIKUM SINGLE LINKED LIST




Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


Pengertian Linked List
Salah satu bentuk struktur data yang berisi kumpulan data yang tersusun secara sekuensial, saling bersambungan, dinamis dan terbatas adalah senarai berkait (linked list). Suatu senarai berkait (linked list) adalah suatu simpul (node) yang dikaitkan dengan simpul yang lain dalam suatu urutan tertentu. Suatu simpul dapat berbentuk suatu struktur atau class. Simpul harus mempunyai satu atau lebih elemen struktur atau class yang berisi data.
Secara teori, linked list adalah sejumlah node yang dihubungkan secara linier dengan bantuan pointer. Dikatakan single (singly) linked apabila hanya ada satu pointer yang menghubungkan setiap node. single artinya field pointer-nya hanya satu buah saja dan satu arah.
Senarai berkait adalah struktur data yang paling dasar. Senarai berkait terdiri atas sejumlah unsur-unsur dikelompokkan, atau terhubung, bersama-sama di suatu deret yang spesifik. Senarai berkait bermanfaat di dalam memelihara koleksi-koleksi data, yang serupa dengan array/larik yang sering digunakan. Bagaimanapun juga, senarai berkait memberikan keuntungan-keuntungan penting yang melebihi array/larik dalam banyak hal. Secara rinci, senarai berkait lebih efisien di dalam melaksanakan penyisipan-penyisipan dan penghapusan-penghapusan. Senarai berkait juga menggunakan alokasi penyimpanan secara dinamis, yang merupakan penyimpanan yang dialokasikan pada runtime. Karena di dalam banyak aplikasi, ukuran dari data itu tidak diketahui pada saat kompile, hal ini bisa merupakan suatu atribut yang baik juga. Setiap node akan berbentuk struct dan memiliki satu buah field bertipe struct yang sama, yang berfungsi sebagai pointer. Dalam menghubungkan setiap node, kita dapat menggunakan cara first-create-first-access ataupun first-create-last-access. Yang berbeda dengan deklarasi struct sebelumnya adalah satu field bernama next, yang bertipe struct tnode. Hal ini sekilas dapat membingungkan. Namun, satu hal yang jelas, variabel next ini akan menghubungkan kita dengan node di sebelah kita, yang juga bertipe struct tnode. Hal inilah yang menyebabkan next harus bertipe struct tnode.

Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (426.4 Kb)
 

MODUL PRAKTIKUM QUEUE



Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


QUEUE
Queue atau antrian adalah suatu kumpulan data yang penambahan elemennya hanya bisa dilakukan pada suatu ujung (disebut dengan sisi belakang atau rear), dan penghapusan atau pengambilan elemen  dilakukan lewat ujung yang lain (disebut dengan sisi depan atau front). Kalau tumpukan dikenal dengan menggunakan prinsip LIFO (Last In First Out), maka pada antrian prinsip yang digunakan adalah FIFO (First In First Out).


Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (121.2 Kb)

MODUL PRAKTIKUM STACK


Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


Pengertian Stack
Stack adalah sebuah kumpulan data dimana data yang diletakkan di atas data yang lain. Dengan demikian stack adalah struktur data yang menggunakan konsep LIFO. Dengan demikian, elemen terakhir yang disimpan dalam stack menjadi elemen pertama yang diambil. Dalam proses komputasi, untuk meletakkan sebuah elemen pada bagian atas dari stack, maka kita melakukan push. Dan untuk memindahkan dari tempat yang atas tersebut, kita melakukan pop.
Ada beberapa cara untuk menyajikan sebuah stack tergantung pada permasalahan yang akan kita selesaikan. Dalam bab ini kita akan menggunakan cara yang paling sederhana, tipe data yang sudah kita kenal, yaitu array. Kita dapat menggunakan array untuk menyajikan sebuah stack, dengan anggapan bahwa banyaknya elemen maksimum dari stack tersebut tidak akan melebihi batas maksimum banyaknya elemen dalam array.
Pada saat ukuran stack, kalau kita teruskan menambah data lagi, akan terjadi overflow. Dengan demikian perlu data tambahan untuk mencatat posisi ujung stack. Dengan kebutuhan seperti ini, kita dapat menyajikan stack dengan menggunakan tipe data struktur (struct) yang terdiri dari dua field. Field pertama bertipe array untuk menyimpan elemen stack, medan kedua bertipe integer untuk mencatat posisi ujung stack.


Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (357.1 Kb)

MODUL PRAKTIKUM SORTING (PENGURUTAN)



Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:


BUBBLE SORT
Merupakan metode sorting termudah, diberi nama “Bubble” karena proses pengurutan secara berangsur- angsur bergerak/berpindah ke posisinya yang tepat, seperti gelembung yang keluar dari sebuah gelas bersoda. Bubble Sort mengurutkan data dengan cara membandingkan elemen sekarang dengan elemen berikutnya. Jika elemen sekarang lebih besar dari elemen berikutnya maka kedua elemen tersebut ditukar, jika pengurutan ascending. Jika elemen sekarang lebih kecil dari elemen berikutnya, maka kedua elemen tersebut ditukar, jika pengurutan descending. Algoritma ini seolah-olah menggeser satu per satu elemen dari kanan ke kiri atau kiri ke kanan, tergantung jenis pengurutannya. Ketika satu proses telah selesai, maka bubble sort akan mengulangi proses, demikian seterusnya. Kapan berhentinya? Bubble sort berhenti jika seluruh array telah diperiksa dan tidak ada pertukaran lagi yang bisa dilakukan, serta tercapai perurutan yang telah diinginkan. 


Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (1.2 Mb)

MODUL PRAKTIKUM STRUCT, ARAY, POINTER


Sebagian isi dari modul diatas, sebagai berikut:

Array
Array adalah organisasi kumpulan data homogen yang ukuran atau jumlah elemen maksimumnya telah diketahui dari awal. Array umumnya disimpan di memori komputer secara kontigu (berurutan). Deklarasi dari array adalah sebagai berikut:
int A[5]; artinya variabel A adalah kumpulan data sebanyak 5 bilangan bertipe integer. Operasi terhadap elemen di array dilakukan dengan pengaksesan langsung. Nilai di masing-masing posisi elemen dapat diambil dan nilai dapat disimpan tanpa melewati posisi-posisi lain.
Terdapat dua tipe operasi, yaitu:
1. Operasi terhadap satu elemen/posisi dari array
2. Operasi terhadap array sebagai keseluruhan
Dua operasi paling dasar terhadap satu elemen/posisi adalah
1. Penyimpanan nilai elemen ke posisi tertentu di array
2. Pengambilan nilai elemen dari posisi tertentu di array

Anda dapat mengunduh modul diatas dengan cara klik link download dibawah ini!
Download (1.5 Mb)

 
Copyright © 2009 - 2013 info-rastrapermana
Avatar Gamezine Designed by Cheapest Tablet PC
Supported by Phones 4u